Bentuk Kubah Masjid – Cara Pengurus Memilihnya

bentuk kubah masjid

Bentuk kubah masjid sering dibicarakan lama dalam rapat pembangunan, karena semua orang bisa membayangkannya dan tiap orang punya selera sendiri. Pertimbangannya sebenarnya lebih luas daripada urusan indah atau tidak.

Panduan ini kami buat untuk pengurus dan panitia pembangunan yang sedang membandingkan beberapa bentuk. Kami tidak menyusun peringkat bentuk, melainkan cara menimbang bentuk yang sesuai dengan bangunan Anda.

Kami membuat kubah dari tembaga, sehingga tulisan ini datang dari sudut pembuat. Bentuk apa saja yang dapat kami kerjakan belum kami tulis di sini, dan hal itu kami tandai sebagai pertanyaan, bukan janji.

Baca juga: Kubah Masjid Tembaga – Cara Pengurus Menimbangnya

Mengapa Bentuk Kubah Masjid Perlu Ditimbang

Bentuk kubah masjid ikut menentukan proporsi seluruh bangunan. Kubah yang terlalu tinggi dapat membuat atap tampak berat, sedangkan kubah yang terlalu rendah dapat terlihat tenggelam di antara menara dan atap di sekitarnya.

Bentuk juga berpengaruh pada suasana di bawah kubah. Lengkung yang landai dan lengkung yang tinggi memberi ruang berbeda bagi lampu gantung, dan tampilan bagian dalam kubah ikut berubah bersamanya.

Karena itu bentuk kubah sebaiknya diputuskan setelah melihat bangunan secara utuh, bukan dari satu foto kubah yang disukai. Foto kubah di masjid lain memperlihatkan satu bangunan, bukan bangunan Anda.

Uraian berikut dibagi dua: mengenali bentuk yang sering dijumpai, lalu menimbangnya terhadap bangunan Anda. Dengan urutan itu rapat pengurus punya bahasa bersama sebelum membicarakan selera.

Bentuk Kubah Masjid yang Sering Dijumpai

Nama bentuk kubah masjid tidak selalu baku, dan orang di lapangan kerap memakai istilah berbeda untuk bentuk yang sama. Tiga gambaran berikut hanya membantu menyamakan istilah, bukan daftar yang menyeluruh.

Kami tidak menyebut bentuk mana yang paling disukai, sebab pilihan itu milik pengurus dan jemaah. Bila ada bentuk lain di benak Anda, bawa gambarnya ke rapat dan bandingkan dengan tiga gambaran ini.

1. Setengah Bola

Kubah masjid berbentuk setengah bola di atas bangunan

Kubah setengah bola berbentuk seperti belahan bola yang diletakkan di atas bangunan. Garis lengkungnya sederhana dan sama di semua sisi, sehingga tampak serasi dari arah mana pun orang memandangnya.

Bentuk ini mudah dibayangkan dan mudah digambar, jadi sering menjadi titik awal pembicaraan. Pengurus yang menginginkan tampilan tenang dapat memulai dari bentuk ini sebelum mempertimbangkan yang lain.

Perhatikan perbandingan tinggi dan lebarnya. Setengah bola yang terlalu pipih terlihat seperti tutup yang menempel di atap, sedangkan yang terlalu tinggi mulai mendekati bentuk lain.

2. Bawang

Kubah masjid berbentuk bawang dengan puncak meruncing

Kubah bawang membulat di bagian tengah, lalu mengecil dan meruncing di puncak, mirip siluet bawang. Lengkungnya lebih kaya, sehingga bentuk ini tampak lebih menjulang dibanding setengah bola dengan lebar yang sama.

Ujung yang meruncing biasanya dipasangkan dengan hiasan di puncaknya. Bahas hiasan dan kubah sekaligus, supaya puncaknya terlihat menyatu dan tidak seperti benda tempelan di atas lengkung.

Karena bentuknya lebih rumit, gambar tampak dari beberapa sisi sangat membantu. Tanpa gambar itu, dua orang bisa membayangkan lengkung bawang yang jauh berbeda, lalu baru menyadarinya setelah kubah selesai.

3. Lebar dan Landai

Kubah masjid yang lebar dan landai di atas atap melebar

Kubah yang lebar dan landai berbentuk rendah, dengan lengkungan yang naik pelan dari tepi menuju puncak. Bentuk ini terasa menyatu dengan atap yang melebar karena tidak menonjol terlalu tinggi ke atas.

Bentuk landai memberi kesan membumi dan tidak terlalu mencolok dari jalan. Bagi masjid yang berdekatan dengan bangunan lain, kesan itu bisa menjadi bahan pertimbangan tersendiri.

Di bagian dalam, lengkung yang rendah memberi jarak lebih pendek antara kubah dan lantai ruang salat. Hal ini perlu dipikirkan bila di bawahnya akan digantung lampu, terutama lampu berukuran besar.

Baca juga: Lampu untuk Masjid Besar – Cara Menata Titik Gantung

Menimbang Bentuk Kubah untuk Bangunan Anda

Setelah mengenal bentuk kubah masjid, ujilah dengan empat pertanyaan: seperti apa atap di bawahnya, sebesar apa bangunannya, apa saja yang ada di sekitarnya, dan apa yang akan digantung di bawahnya.

Pertama, lihat atap dan dinding di bawah kubah. Dudukan yang lebar cenderung mudah menampung lengkung besar, sedangkan dudukan yang sempit lebih cocok untuk bentuk yang ramping. Gambar bangunan membantu menilainya.

Kedua, bandingkan dengan ukuran bangunan. Kubah besar di bangunan kecil terasa menekan, dan kubah mungil di bangunan lebar terasa hilang. Tempelkan sketsa kubah pada foto tampak depan untuk melihat perbandingannya.

Ketiga, perhatikan lingkungan. Bangunan di sekitar, menara, dan pepohonan memengaruhi cara kubah terlihat dari jalan. Ambil foto dari tempat orang biasa memandang masjid, lalu bayangkan kubahnya di sana.

Keempat, pikirkan lampu di bawahnya. Tinggi dan lebar bagian dalam kubah menentukan lampu seperti apa yang dapat digantung, sehingga bentuk kubah dan lampu sebaiknya dibicarakan bersamaan.

Terakhir, catat hasil keempat pertanyaan itu di samping gambar tiap bentuk. Bentuk yang lolos paling banyak pertanyaan layak naik ke rapat berikutnya, sementara sisanya bisa disimpan sebagai cadangan.

Baca juga: Ukuran Lampu Gantung Masjid – Cara Menentukan Diameter

Hal yang Disepakati sebelum Memesan Kubah

Setelah bentuk mengerucut ke satu atau dua pilihan, tuliskan kesepakatan pengurus dalam satu halaman. Catatan itu mencegah bentuk berubah setiap kali ada anggota yang punya selera baru.

Cantumkan bentuk yang dipilih, alasan memilihnya, dan siapa yang berhak menyetujui perubahan. Dengan begitu pembuat tahu kepada siapa harus bertanya ketika ada hal yang perlu diputuskan.

Tentukan pula bagian mana yang boleh berubah bila pembuat memberi masukan, misalnya tinggi puncak atau lebar dudukan, dan bagian mana yang harus tetap. Pembagian ini menghemat waktu dalam percakapan lanjutan.

Tanyakan bentuk apa saja yang dikerjakan pembuat. Daftar bentuk Kubah Masjid Tembaga belum kami tulis di sini, jadi ajukan pertanyaan itu sejak awal agar tidak ada pilihan yang dibayangkan tetapi tidak bisa dibuat.

Tanyakan juga seberapa jauh bentuk dan ukuran dapat disesuaikan dengan gambar bangunan Anda. Rincian itu belum kami tulis, dan jawabannya paling tepat diberikan sambil melihat gambar.

FAQ Seputar Bentuk Kubah Masjid

1. Apa saja macam-macam bentuk kubah masjid?

Yang sering dijumpai antara lain setengah bola, bawang, dan bentuk yang lebar serta landai. Namanya tidak selalu baku, jadi bawa gambar bentuk yang Anda maksud saat membicarakannya dengan pembuat.

2. Warna apa yang cocok untuk kubah masjid?

Tidak ada satu warna yang cocok untuk semua masjid. Tembaga berwarna kemerahan, dan warna itu perlu dicocokkan dengan cat dinding serta lingkungan sekitar. Keputusan akhirnya ada pada pengurus.

3. Apakah semua bentuk kubah bisa dibuat dari tembaga?

Bahan Kubah Masjid Tembaga di katalog kami adalah tembaga, tetapi bentuk apa saja yang dikerjakan belum kami tulis di sini. Tanyakan langsung dengan menyertakan gambar bentuk yang Anda inginkan.

4. Apakah bentuk kubah memengaruhi lampu di bawahnya?

Ya, sebab tinggi dan lebar bagian dalam kubah menentukan ruang untuk lampu gantung. Bahas keduanya bersamaan sejak gambar bentuk kubah mulai dibuat, bukan setelah kubah selesai dikerjakan.

5. Kapan bentuk kubah sebaiknya ditentukan?

Setelah gambar bangunan lengkap dan sebelum penawaran disusun. Beri waktu untuk membandingkan beberapa gambar, sebab bentuk yang diputuskan terburu-buru dapat berubah ketika ukuran bangunan terlihat lebih jelas.

Kesimpulan

Bentuk kubah masjid sebaiknya ditimbang bersama atap, ukuran bangunan, lingkungan sekitar, dan lampu di bawahnya, bukan dipilih dari satu foto yang disukai. Urutan itu membuat rapat pengurus lebih terarah.

Anda tidak perlu mengetahui semua nama bentuk kubah masjid. Cukup siapkan beberapa gambar, catatan alasan, dan daftar pertanyaan untuk pembuat, lalu biarkan percakapan menyempurnakan sisanya.

Bentuk yang dipilih dengan alasan jelas lebih mudah disetujui seluruh pengurus. Produk Kubah Masjid Tembaga bisa Anda lihat di Lampuhiasmasjid.com, dan gambar bentuk pilihan Anda dapat dibicarakan bersama tim Wahid Art.

Konsultasi Gratis Di Sini!

 

Scroll to Top